Tutorial Menggunakan Apk Android Pushbullet

2
6079
views

 

Sebelum anda mempraktekkan tutorial ini, ada beberapa hal yang harus anda ingat :

  1. Menyadap seseorang itu adalah hal yang tidak keren, tidak benar, tidak hebat, dan kurang kerjaan.
  2. Dan yang terpenting adalah menyadap seseorang itu merupakan hal yang melanggar hukum, dan bisa dipidana.

Dan saya tidak bertanggung jawab bila terjadi apa-apa dengan anda, karena tutorial ini saya buat hanya untuk edukasi dan hiburan semata.

Oke langsung aja ke topik.
Pada dasarnya setiap aplikasi yang telah anda pasang dari playstore maupun google sudah dibekali dengan fitur push notifikation yang berfungsi untuk memberitahukan tentang apa saja yang terjadi didalam aplikasi tersebut, baik secara real time ataupun terjadwal yang diatur oleh penggunanya. Aplikasi seperti BBM, WA, Line dan aplikasi messenger lainpun melakukan hal tersebut, sehingga jika ada chat yang muncul maka akan ada notifikasi atau pemberitahuan.
Dan notifikasi itulah yang akan dimanfaatkan untuk mengintip aktivitas yang ada didalam aplikasi tersebut.
Bahan-bahan yang diperlukan :

  1. Aplikasi Pushbullet. Download Disini
  2. Sebuah akun Gmail baru, yang nantinya akan digunakan untuk sign-in di aplikasi Pushbullet.
  3. Hp android A, sebagai penyadap
  4. Hp android B, sebagai yang disadap

Oke langsung aja!

1. Install apk Pushbullet yang sudah anda download pada Hp android A.

      

2. Jalankan Apk Pushbullet, sign-in dengan akun google yang baru saja anda buat. Lalu klik akses pemberitahuan, dan centang/ceklis pada bagian Pushbullet, dan selesai.

         

3. Setelah itu, anda akan disajikan dengan halaman home, klik sepeerti pada gambar. Jika pada bagian Android/PC notifications belum diaktifkan, maka aktifkan terlebih dahulu. Setelah itu klik pengaturan.

      

4. Pada halaman pengaturan, aktifkan mode Sync notifications across Android, yang ada dibagian paling bawah halaman. Lalu klik Only for some apps.

     

5. Agar Hp A ini tidak mengirimkan notifikasi ke Hp B, maka klik tab option (tanda titik tiga) yang ada pada sudut kanan atas, lalu klik nonaktifkan semua. Lalu keluar dari apk pushbullet ini.

Dan Hp A (penyadap) pun sudah selesai, sekarang kita lanjut mengatur Hp B (yang disadap)

1. Install apk pushbullet seperti pada Hp A.
2. Jalankan apk, dan sign-in dengan akun google yang sama dengan Hp A. Lalu klik akses pemberitahuan, dan centang/ceklis pada bagian Pushbullet, dan selesai.

     

3. Setelah itu, anda akan disajikan dengan halaman home, klik sepeerti pada gambar. Jika pada bagian Android/PC notifications belum diaktifkan, maka aktifkan terlebih dahulu. Setelah itu klik pengaturan.

    

4. Pada halaman pengaturan, aktifkan mode Sync notifications across Android, yang ada dibagian paling bawah halaman. Lalu klik Only for some apps.

     

5. Nah, pada bagian ini lah yang sangat penting. Anda tinggal memilih notifikasi apa yang ingin anda ketahui dari Hp B ini. Setelah selesai memilih, anda tinggal keluar dari aplikasi pushbullet.
6. Dan yang terakhir, agar Hp B ini tidak memunculkan notifikasi dari aplikasi pushbullet, anda harus menonaktifkan notifikasi aplikasi dengan cara :

1. Tekan dan tahan aplikasi pushbullet, lalu arahkan pada info aplikasi, seperti pada gambar.

2. Lalu, klik pada Tampilkan Pemberitahun, sehingga tidak terceklis seperti pada gambar.

7. Agar si B tidak tahu bahwa Hp nya sedang disadap, anda harus menyembunyikan aplikasi pushbullet dari menu.
8. Jika Hp si B tidak mempunyai fitur untuk menyembunyikan aplikasi, anda bisa memakaikan launcher atau aplikasi yang mempunyai fitur tersebut pada Hp si B, agar aplikasi pushbullet ini tidak diketahui.

Selesai. Jika ada notifikasi pada Hp B, maka notifikasi tersebut juga akan dikirimkan dan diketahui oleh Hp A.

Sekali lagi, saya tidak bertanggung jawab atas semua yang terjadi pada anda yang disebabkan oleh tutorial ini. Tutorial ini saya buat hanya untuk edukasi dan hiburan semata.

Terimakasih 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here